KONSEP INTERNALISASI KARAKTER BELA NEGARA PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM BUKU TEKS PEMBELAJARANTEMATIK DI SEKOLAH DASAR

Main Article Content

Fatahillah Fatahillah
Mutiara Putri Anggraini

Abstract

The purpose of this study is to provide a theoretical conceptualization of Internal Defending of State Defending Characteristics in Thematic Elementary School Textbooks as a textual guide. The form of the study of this paper is done through a Qualitative Approach using Textual and Domain analysis which in the end after conducting research and discussion of the conclusions obtained are; 1) The concept of internalization of the character of the Defending the Country through Thematic Learning Textbooks is done through learning from specific to general nature and 2) Theoretically can arouse national and state life beliefs in the Framework of the Unitary State of the Republic of Indonesia early on in elementary school students.

Article Details

How to Cite
Fatahillah, F., & Anggraini, M. (2019). KONSEP INTERNALISASI KARAKTER BELA NEGARA PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM BUKU TEKS PEMBELAJARANTEMATIK DI SEKOLAH DASAR. Prosiding Seminar Nasional STKIP PGRI Bandar Lampung, 2(1), 161-180. Retrieved from http://stkippgribl.ac.id/proceeding/index.php/semnas/article/view/56
Section
Artikel

References

Agustina, D. A., & Mustadi, A. (2016). Analisis buku teks tematik integratif berbasis scientific approach dan authentic assessment pada kurikulum 2013. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 9(1).
Ahadi, Muhammad. (2017). Peran Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Menumbuhkan Sikap Bela Negara. Prosiding Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Tahun 2017. Vol. 1 No. 1. Hal 520-525.
Ajie, H. P. (2019). Analisis Pendidikan Bela Negara Di Sekolah Dasar Sebagai Implementasi Pendidikan Karakter Siswa Kelas III Di SDN Mojolangu 3 Kota Malang: Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang.
Asshiddiqie, Jimly. (2006). Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Jakarta:Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.
Darmadi. Hamid. (2006). Dasar Konsep Pendidikan Moral Landasan Konsep Dasar dan Implementasi. Bandung:Alfabeta.
Gatara, Asep Sahid dan Subhan Sofhian. (2012). Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) Pendidikan Politik Nasionalisme Dan Demokrasi. Bandung:Fokusmedia
Prastowo, A. (2019). Analisis Pembelajaran Tematik Terpadu. Jakarta:Prenada Media.
Mahtuh, Bunyamin. (2008). Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dan Nasionalisme Melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Educationist Vol. II No. 2 Juli 2008. Hal. 134-144.
Muthalib, Suriakusumah. (2006). Masalah Perbedaan Suku Bangsa, Persatuan Dan Kesatuan, Dan Kepemimpinan Di Indonesia. Jurnal Civicus. Vol 1 No. 6 Januari 2006. Hal 393-401.
Rahmat, Pupu Saeful. (2018). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.
Rahmawati, Ineu. (2017). Efektivitas Pendidikan Bela Negara Dalam Peningkatan Sikap Nasionalisme Siswa Indonesia Di Community Learning Center Sarawak Malaysia. Jurnal Program Studi Manajemen Pertahanan Volume 3, Nomor 1 April 2017. Hal 84-105.
Sabon, Max Boli. (1994). Ilmu Negara. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.
Tim Penyusun, (2016). Hands-Out Bahan Pelatihan Materi Umum dan Materi Pokok Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Menengah Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan RI.
Tutuarima, Frincean. (2016). Kedudukan Negara Merdeka, Etno Nasionalisme dan Kewarganegaraan. Dalam Dasim Budimansyah (Eds) Teori Sosial dan Kewarganegaraan. Hal 128-141. Bandung: Widya Aksara.
Widodo, Suwarno. (2011). Implementasi Bela Negara Untuk Mewujudkan Nasionalisme. Jurnal Ilmiah Civis Vol I, No 1 Januari 2011. Hal 18-31.
Winarno (2013). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Isi, Strategi, dan Penilaian. Jakarta:Widya Aksara.
Winataputra, Udin S dan Dasim Budimansyah. (2007). Civic Education Konteks Landasan Bahan Ajar Dan Kultur Kelas. Bandung: Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.
Winataputra, Udin. S. (2015) Pendidikan Kewarganegaraan Refleksi Historis Epistemologis Dan Rekonstruksi Untuk Masa depan. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.