Liverpool akan menghadapi AS Monaco dalam pertandingan pramusim yang menarik di Anfield, Minggu, 9 Agustus 2026. Laga ini menjadi bagian penting dari persiapan kedua tim sebelum mulai menjalani pertandingan kompetitif musim 2026/2027.
Pertandingan Liverpool vs AS Monaco semakin menarik karena menjadi kesempatan bagi The Reds untuk kembali bermain di hadapan pendukung sendiri setelah menjalani rangkaian tur pramusim di Amerika Serikat.
Liverpool juga sedang memasuki era baru bersama Andoni Iraola. Sementara itu, Monaco datang dengan pelatih baru Filipe Luís yang mulai membangun karakter permainan Rouge et Blanc.
Dengan materi pemain berkualitas di kedua kubu, laga pramusim ini diperkirakan berlangsung terbuka dan menghadirkan cukup banyak peluang.
Jadwal Liverpool vs AS Monaco
Liverpool secara resmi menjadwalkan pertandingan melawan AS Monaco sebagai bagian dari agenda pramusim 2026/2027.
Pertandingan berlangsung di Anfield pada Minggu, 9 Agustus 2026 dengan kick-off pukul 14.30 waktu Inggris.
Berikut detail pertandingannya:
- Pertandingan: Liverpool vs AS Monaco
- Tanggal: Minggu, 9 Agustus 2026
- Stadion: Anfield, Liverpool
- Kick-off: 14.30 BST atau sekitar 20.30 WIB
- Ajang: Pertandingan Pramusim 2026/2027
Laga melawan Monaco menjadi salah satu pertandingan kandang pramusim Liverpool. Setelah itu, The Reds masih dijadwalkan menghadapi Como 1907 di Anfield pada 16 Agustus 2026.
Kondisi Liverpool Jelang Hadapi Monaco
Liverpool menjalani pramusim kali ini dengan perubahan cukup besar, terutama setelah posisi pelatih kepala dipegang Andoni Iraola.
Debut Iraola bersama Liverpool berakhir positif. The Reds berhasil mengalahkan Sunderland 4-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Nashville.
Liverpool sempat tertinggal sebelum Dominik Szoboszlai, Federico Chiesa dan Lewis Koumas membantu tim membalikkan keadaan pada babak kedua.
Setelah itu Liverpool juga menghadapi Wrexham dan Leeds United dalam rangkaian pertandingan mereka di Amerika Serikat. Hasil melawan Leeds menjadi catatan tersendiri setelah The Reds mengalami kekalahan 2-4.
Situasi tersebut membuat pertandingan menghadapi Monaco cukup penting.
Iraola bisa menggunakan laga di Anfield untuk melihat seberapa jauh pemain memahami sistem permainan yang ingin diterapkannya sebelum Premier League dimulai.
Kabar baiknya, beberapa pemain penting sudah kembali bergabung setelah tampil di Piala Dunia 2026.
Ryan Gravenberch, Florian Wirtz dan Alexander Isak telah dijadwalkan bergabung kembali dengan skuad setelah mendapatkan waktu istirahat seusai Piala Dunia.
Kehadiran mereka tentu memberikan lebih banyak pilihan kepada Liverpool.
AS Monaco Datang dengan Era Baru
Perubahan tidak hanya terjadi di Liverpool, AS Monaco juga memasuki musim baru bersama Filipe Luís. Mantan pemain Chelsea dan Atletico Madrid tersebut resmi menjadi pelatih Monaco pada 6 Juli 2026 dengan kontrak hingga Juni 2028.
Filipe Luís datang setelah meraih berbagai kesuksesan ketika menangani Flamengo, termasuk gelar Campeonato Brasileiro dan Copa Libertadores 2025.
Monaco memulai pramusim dengan cukup meyakinkan.
Rouge et Blanc berhasil mengalahkan AS Saint-Priest dengan skor 5-2 dalam pertandingan pertama Filipe Luís sebagai pelatih.
Namun, ujian lebih berat datang saat menghadapi Sporting CP.
Monaco harus menerima kekalahan 0-2 dari klub Portugal tersebut dalam laga yang menggunakan cukup banyak pemain muda dan rotasi besar.
Pertandingan menghadapi Liverpool tentu memiliki tingkat kesulitan berbeda, terlebih Monaco harus bermain di Anfield.
Liverpool dan Monaco Lama Tidak Bertemu
Pertemuan Liverpool dan AS Monaco cukup menarik karena kedua klub sudah sangat lama tidak berhadapan.
Liverpool mengonfirmasi bahwa pertandingan pada 9 Agustus 2026 merupakan pertemuan pertama kedua tim sejak Liga Champions musim 2004/2005.
Pada pertemuan di Anfield, 15 September 2004, Liverpool menang 2-0 lewat gol Djibril Cissé dan Milan Baroš.
Musim tersebut kemudian menjadi salah satu perjalanan paling bersejarah bagi Liverpool karena The Reds akhirnya keluar sebagai juara Liga Champions.
Meski demikian, catatan lebih dari dua dekade lalu tentunya tidak banyak berpengaruh terhadap pertandingan kali ini.
Komposisi pemain, pelatih dan gaya permainan kedua klub sudah sepenuhnya berbeda.
Pemain Liverpool yang Patut Diperhatikan
Salah satu nama yang menarik diperhatikan adalah Florian Wirtz.
Kemampuan Wirtz bergerak di antara lini tengah dan pertahanan lawan dapat membuat serangan Liverpool lebih sulit ditebak. Ia bisa menjadi penghubung sekaligus kreator ketika The Reds menguasai bola.
Ada pula Alexander Isak yang menawarkan kecepatan serta penyelesaian akhir di lini depan.
Jika kondisinya memungkinkan untuk mendapatkan menit bermain cukup banyak, pergerakan Isak berpotensi merepotkan pertahanan Monaco.
Dominik Szoboszlai juga layak diperhatikan setelah menunjukkan kontribusi dalam pertandingan pramusim menghadapi Sunderland.
Sementara dari pemain muda, Rio Ngumoha dan beberapa talenta akademi bisa kembali mendapatkan kesempatan karena pertandingan persahabatan biasanya dimanfaatkan pelatih untuk melakukan banyak rotasi.
Ancaman AS Monaco untuk Liverpool
Monaco tidak datang tanpa pemain berbahaya. Mika Biereth menjadi salah satu penyerang yang dapat memberikan ancaman di depan. Striker tersebut memiliki kemampuan mencari ruang di sekitar kotak penalti dan dapat menjadi target ketika Monaco melakukan serangan cepat.
Nama lain yang patut diperhatikan adalah Ansu Fati.
Monaco mempermanenkan pemain tersebut hingga 2030 pada akhir Juni 2026. Kehadirannya membuat Filipe Luís memiliki alternatif pemain dengan kemampuan menggiring bola dan menyerang dari sisi lapangan.
Monaco juga memiliki pemain seperti Aleksandr Golovin, Denis Zakaria, Lamine Camara, Vanderson, Thilo Kehrer dan Eric Dier dalam skuad mereka.
Kombinasi pengalaman dan pemain muda tersebut membuat Monaco tetap berpotensi menyulitkan Liverpool.
Perkiraan Susunan Pemain Liverpool vs AS Monaco
Status pertandingan sebagai laga pramusim membuat perubahan pemain sangat mungkin dilakukan pada babak kedua.
Berikut perkiraan susunan pemain yang dapat digunakan kedua tim.
Liverpool:
Giorgi Mamardashvili; Joe Gomez, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai; Florian Wirtz, Cody Gakpo, Alexander Isak.
AS Monaco:
Lukas Hradecky; Thilo Kehrer, Eric Dier, Christian Mawissa; Vanderson, Denis Zakaria, Lamine Camara, Flavio Nazinho; Aleksandr Golovin; Ansu Fati, Mika Biereth.
Susunan pemain tersebut masih berupa prediksi. Kedua pelatih dapat memilih melakukan rotasi sejak awal maupun memberikan kesempatan kepada pemain muda.
Permainan Terbuka Bisa Terjadi di Anfield
Liverpool kemungkinan berusaha mengambil inisiatif sejak menit pertama.
Bermain di Anfield membuat The Reds mempunyai alasan lebih besar untuk menekan Monaco dan menguasai pertandingan.
Era Iraola juga membuat pola permainan Liverpool menarik diperhatikan. Kecepatan ketika melakukan pressing dan transisi dapat menjadi salah satu senjata utama.
Masalahnya, pertandingan melawan Leeds menunjukkan masih ada bagian pertahanan yang perlu diperbaiki. Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan Monaco.
Tim asuhan Filipe Luís mempunyai beberapa pemain yang cukup cepat ketika mendapatkan ruang, sehingga kehilangan bola di area tengah dapat menjadi masalah bagi Liverpool.
Monaco kemungkinan tidak harus mendominasi penguasaan bola. Mereka bisa menunggu Liverpool naik dan kemudian mencoba memanfaatkan ruang di belakang pertahanan.
Karena sifatnya sebagai pertandingan pramusim, perubahan pemain pada babak kedua juga dapat membuat jalannya laga semakin terbuka.
Prediksi Skor Liverpool vs AS Monaco
Liverpool tetap menjadi tim yang lebih diunggulkan dalam pertandingan ini prediksi Liverpool vs AS Monaco: Liverpool 3-1 AS Monaco.
Selain kualitas skuad, faktor bermain di Anfield dapat memberikan tambahan keuntungan bagi The Reds.
Kembalinya Wirtz, Gravenberch dan Isak juga membuat Iraola mempunyai pilihan pemain lebih lengkap dibandingkan pada pertandingan awal pramusim.
Monaco tetap berpotensi memberikan perlawanan. Mika Biereth, Ansu Fati hingga Golovin mempunyai kemampuan untuk memanfaatkan kesalahan di lini belakang Liverpool.
Namun, jika Liverpool mampu menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan, The Reds seharusnya mempunyai cukup kualitas untuk menciptakan lebih banyak peluang.
Laga berpotensi menghasilkan beberapa gol karena kedua tim masih dalam tahap mencari komposisi terbaik menjelang musim baru.